Instagram Instants: Fitur Baru Instagram untuk Real-Time Sharing
Instagram resmi merilis fitur baru bernama Instants yang fokus pada real-time sharing dan konten yang lebih authentic. Simak penjelasan lengkap tentang fitur terbaru Instagram ini, mulai dari cara kerja, cara pakai, hingga cara menonaktifkannya.

Instants resmi diluncurkan Instagram pada 13 Mei 2026 dan mulai dirilis secara bertahap ke pengguna di berbagai negara, termasuk Indonesia. Saat ini, sebagian pengguna Instagram di Indonesia sudah mulai mendapatkan akses ke fitur tersebut dan mencoba experience baru yang ditawarkan Instagram.
Sejak kemunculannya, fitur Instants juga langsung memunculkan banyak respon dari pengguna social media. Ada yang merasa fitur ini membuat interaksi di Instagram terasa lebih personal dan natural, namun ada juga yang menganggap fitur ini masih terlalu unfamiliar untuk digunakan sehari-hari.
Apa Itu Instants?

Instants adalah fitur terbaru Instagram yang memungkinkan pengguna membagikan foto langsung dari kamera Instagram.
Berbeda dari Instagram Story, Instants adalah fitur yang mengedepankan “raw” post, karena:
- tidak bisa upload dari galeri
- tidak ada preview
- hanya bisa posting foto
- tanpa filter
- hanya bisa dilihat oleh close friends atau teman di Instagram
- fokus pada real-time sharing
Lewat fitur ini, Instagram terlihat ingin mendorong pengalaman social media yang lebih authentic dan less curated.
Kenapa Fitur Ini Menarik?
Karena fitur ini menunjukkan perubahan perilaku audience di social media. Saat ini, banyak pengguna mulai lebih tertarik dengan konten yang terasa:
- personal
- relatable
- casual
- dan tidak terlalu polished
Hal ini juga terlihat dari meningkatnya tren:
- dump content
- behind the scenes
- casual video
- low edit content
- daily updates di platform seperti Threads dan Close Friends
Audience sekarang tidak hanya mencari visual yang bagus, tapi juga interaksi yang terasa genuine.
Cara Pakai Instants
Untuk menggunakan fitur terbaru Instagram ini, ikuti langkah berikut:
- Buka Inbox Instagram dan tap stack kecil bertanda “+” di pojok kanan bawah
- Pilih opsi share: followers you follow back atau close friends
- Klik tombol warna putih untuk mengambil gambar, lalu foto akan otomatis ter-upload
Foto Instants yang sudah dibagikan akan muncul sebagai stack of photos di DM Instagram mutuals, hanya bisa dilihat satu kali, dan akan otomatis terhapus setelah 24 jam.
Cara Menonaktifkan Fitur Instants
Bagi sebagian pengguna Instagram yang merasa fitur Instants cukup mengganggu, fitur ini juga bisa dinonaktifkan melalui settings Instagram.
Caranya:
Settings and activity → Content preferences → Turn on toggle “Hide Instants in Inbox”.
Setelah fitur tersebut dinonaktifkan, pengguna tidak dapat melihat Instants yang dibagikan oleh teman di Instagram maupun membuat posting Instants.
Instants menunjukkan arah baru Instagram dalam mendorong pengalaman social media yang lebih real-time, personal, dan minim kurasi. Perubahan ini juga menjadi sinyal bahwa perilaku audience semakin mengarah pada konten yang lebih natural dan less polished, bukan sekadar visual yang estetik.
Kamaye Digital Agency
We help brands build impactful digital campaigns through influencer marketing, strategic social media planning, and authentic storytelling that connects with real audiences.
Let’s work together to elevate your next brand campaign. Click “Contact Us” to get a free consultation.
How did you find this article?
Comments (0)
Sign in to join the conversation
Share your thoughts and connect with other readers by signing in with Google.
Related Articles

Channel Digital Marketing yang Perlu Digunakan oleh Brand
Beragam channel digital marketing seperti website, social media, search engine, dan digital advertising memiliki peran yang berbeda. Artikel ini membahas bagaimana brand dapat memilih dan mengintegrasikan channel yang tepat untuk hasil yang lebih optimal.

Digital Marketing dan Traditional Marketing: Mana yang Lebih Efektif untuk Brand?
Digital marketing dan traditional marketing memiliki pendekatan yang berbeda dalam menjangkau audiens. Artikel ini membahas perbedaan keduanya, mulai dari targeting, interaksi, hingga pengukuran performa, serta bagaimana brand dapat memanfaatkannya secara efektif.

Clipper Content: Strategi Distribusi Content yang Viral di Media Sosial
Pernah liat postingan potongan video yang diposting berulang kali di sosial media? Biasanya potongan video tersebut berasal dari podcast, interview, content, atau diskusi menarik dari vlogger atau influencer yang diposting ulang oleh "clipper" ke sosial media secara massif. Clipper Content jadi salah satu strategi distribusi konten yang lagi viral di sosial media. Yuk kita bahas lebih detail tentang Clipper Content di artikel berikut ini!

UGC vs Clipper: Mana yang Lebih Efektif untuk Brand Awaraness?
Cara brand untuk bangun awareness di sosial media semakin mengalami perubahan. Sebelumnya, brand lebih fokus pada iklan berbayar dan konten promosi langsung. Namun kini strategi konten semakin mengarah pada konten yang natural, organik, relatable, dan distribusinya mudah. Dua pendekatan yang sering digunakan saat ini adalah UGC dan clipper content. Kira-kira mana yang berpotensi lebih viral: UGC atau clipper? Yuk baca artikel ini buat tau jawabannya!